BERGERAK KE KANAN !
ketika jarum timbangan terus bergerak naik sepanjang kehamilan, bisa saja anda terkena pregobesitas.
mengapa penderita obesitas pada ibu hamil cenderung meningkat? karena ibu hamil seringkali melakukan 'kesalahan' dengan berusaha memenuhi nutrisi untuk dua orang, yaitu ibu dan janin. inilah yang menyebabkan para bunda cenderung makan berlebihan saat hamil dan mengakibatkan berat badan naik drastis. penyebab lain adalah konsumsi kalori yang berlebihan.
INI IDEALNYA
kenaikan berat badan ibu hamil yang ideal berbeda-beda untuk setiap orang dan perlu dipantau agar tidak berlebihan atau kurang dari yang dianjurkan. cara menghitung kenaikan berat badan ibu hamil adalah berdasarkan Body Mask Index (BMI). BMI dapat dihitung berdasarkan tinggi dan berat badan sebelum hamil. saat ini banyak kalkulator online yang dapat digunakan untuk menghitung BMI, namun bila anda ingin menhitungnya secara manual, rumus BMI adalah :
Berat badan (dalam kg): kuadrat tinggi badan (dalam kurung meter).
BMI = (BB) / [(TB) x (TB)]
menurut panduan dari intitute of medicine (IOM) untuk mengetahui total kenaikan berat badan ibu hamil yang ideal
BMI DI BAWAH 18,5
angka ini menunjukan anda kekurangan berat badan. kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah 12 sampai 18 kg
BMI 18,5 - 24,9
ini BMI ideal, kenaikan berat badan yang baik adalah 11 sampai 16kg. pada trimester pertama, kenaikan berat badan ibu hamil sebaiknya 0,5 hingga 2,5 kg, setelah iti diikuti dengan kenaikan berat 0,5 kg per minggu.
BMI ANTARA 25 - 29,9
angka ini menunjukan overwight. kenaikan berat badan ibu hamil idealnya 7 sampai 11 kg.
BMI DI ATAS 30
angka ini menunjukkan obesitas. kenaikan berat badan ideal adalah 5 sampai 9kg saja. contohnya, bila seorang ibu memiliki berat badan sebelum hamil 50 kg dengan tinggi badan 1,6 meter, maka BMI nya adalah 50 / (1,6 x 1,6) = 19,5 maka total kenaikan berat badan ideal ibu hamil ini adalah 11 sampai 16 kg.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda